Senin, 07 Oktober 2013
di
23.52
|
0
komentar
Beberapa
bagian yang harus di perhatikan adalah header dan fungsi. Header adalah
dimana kita memasukkan library yang ada dalam C++ kedalam kode program
kita. Fungsi adalah “tempat” dimana kita bisa “bereksperimen”.
Didalamnya terdapat semua statement yang kita buat. Program yang paling
sederhana yang pernah diketahui umat manusia (seram amat kata-katanya)
adalah:
#include
using namespace std;
void main ()
{
cout
<< “Hello, World!\n”; }
Pada baris pertama, seperti yang kita
lihat, ada perintah #include . Tanda ‘#’ adalah preprocessor directive.
Preprocessor directive adalah perintah – perintah yang diberikan kepada
compiler untuk melakukan definisi, memasukkan file library, dll.
Contoh –
contoh dari preprocessor ini adalah:
• #define maximum_number 100000
• #include “fileku.h”
• #ifdef maximum_number
#undef maximum_number
#define maximum_number_2 1000
Itu
berarti bahwa kita memasukkan (include) library iostream ke dalam kode
program kita. iostream itu adalah header yang dibutuhkan untuk
“kegiatan” input dan output dari program. Perintah cout sendiri ada
karena kita memasukkan iostream ke dalam kode program kita dan juga
using namespace std; dimana ada member cout di dalamnya.
Berikut beberapa header yang terdapat dalam C++:
• ctime = header waktu
• cstdio = header untuk perintah C seperti printf dan scanf
• cmath = header untuk operasi matematika seperti sin, cos, sqrt, dan tan
• cstring = header untuk memanipulasi string seperti strcpy, strcat, dll
Diposting oleh
Rival Yonanta